Wali Kota Subulussalam memprioritaskan warga asli Subulussalam,Untuk jadi CPNS

Wali Kota Subulussalam, Merah Sakti meminta ada ‘kekhususan’ daerah ini dalam menentukan rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun ini.

”Saya minta agar rekrutmen CPNS tahun ini, Subulussalam diberi kekhususan,” kata Walkot Merah Sakti kepada Serambinews.com, Selasa (24/7/2018).

Permintaan formasi CPNS yang kelulusannya itu khusus disampaikan Walkot Merah Sakti dalam agenda Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) di Istana Bogor, Jawa Barat.

Menurut Sakti, kekhususan yang dia maksud menyangkut dalam penentuan kelulusan untuk memprioritaskan warga setempat atau orang daerah.

Hal ini, kata Merah Sakti agar tidak terjadi Subulussalam sekadar batu loncatan bagi PNS.

Sebab, lanjut Sakti, selama ini akibat tidak ada ada kekhususan untuk memprioritaskan warga asli Subulussalam banyak orang luar menjadi PNS di sana lalu beberapa tahun kemudian meminta pindah ke kampung asalnya.

Lantaran itu, lanjut Sakti dia meminta ada kekhususan agar tujuan pemenuhan pelayanan publik, adminstrasi terutama soal tenaga medis dan pendidikan bisa maksimal.

Bukan seperti selama ini, banyak kekosongan guru atau tenaga medis akibat yang lulus PNS sudah pindah kembali ke daerah asalnya.

”Memang siapapun berhak tes di semua daerah tapi kan faktanya kalau mereka lulus dua tahun kemudian minta pindah lagi, yang alasan orang tua sakit dan macam-macam alasan,” ujar Sakti.

Sakti mengakui sejauh ini Subulussalam membutuhkan ratusan formasi CPNS terutama guru dan tenaga medis.

Sehingga jika nanti diterima, Subulussalam akan memprioritaskan tenaga medis dan guru atau pendidik dalam formasi CPNS tahun ini.

Hal ini bertujuan agar penyebaran guru dan pemenuhan tenaga guru termasuk medis terpenuhi.

sumber : Serambinews.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.